Masyarakat Kampung

BAB III

POTENSI DAN MASALAH

 

 

  1. POTENSI KAMPUNG

 

Kampung Ceding Ayu Kecamatan Permata yang merupakan suatu Kampung yang sumber pendapatan masyarakatnya bertumpu dari hasil pertanian adalah suatu daerah pemukiman dengan jumlah penduduk 240 jiwa yang terdiri dari 111 jiwa penduduk laki-laki dan  jiwa penduduk dengan jenis kelamin perempuan. Potensi Kampung Ceding Ayu cukup besar, baik potensi yang sudah dimanfaatkan maupun yang belum yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Potensi yang ada baik itu sumber daya alam maupun sumber daya manusianya perlu terus digali dan dikembangkan untuk kemakmuran masyarakat secara umum. Dalam pengembangan potensi yang ada baik itu potensi alam maupun potensi sumber daya manusia, masyarakat Kampung Ceding Ayu juga tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan, permasalahan ini muncul dikarenakan tingkat pendidikan masyarakat yang masih sangat rendah sehingga potensi yang ada belum termanfaatkan secara optimal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Kampung Ceding Ayu adalah belum adanya fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk peningkatan sumber pendapatan masyarakat dan fasilitas pelayanan umum untuk menunjang pengembangan perekonomian yang bertumpu pada ekonomi kerakyatan.

 

Secara umum potensi Kampung Ceding Ayu dapat didiskripsikan dengan berbagai aspek yang secara langsung maupun tidak langsung merupakan mata rantai dari sistem kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, beberapa aspek dimaksud adalah sebagai berikut :

 

  1. Aspek Sumber Daya Aparatur/Perangkat Kampung

Kampung Ceding Ayu secara umum penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dikelola oleh dua elemen utama, yakni elemen Pemerintah Kampung yang dipimpin langsung oleh Kepala kampung beserta jajaran perangkat Kampung dan elemen Badan Perwakilan Desa (BPD) atau BPK Kampung sebagai mitra penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelaksanaan Pembangunan di Kampung Ceding Ayu.

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) adalah komponen/elemen masyarakat yang secara langsung maupun tidak langsung sangat dibutuhkan peran serta aktifnya dalam pelaksanaan pembangunan di Reudeup. Keberadaan LPMD dan PKK yang juga merupakan representasi warga masyarakat secara umum dapat memfungsikan dirinya sebagai agen dan fasilitator pembangunan di tingkat desa.

 

  1. Aspek Ekonomi

Perekonomian Kampung Ceding Ayu secara umum di dominasi pada sektor pertanian yang sistem pengelolaanya masih sangat tradisional (pengolahan lahan, pola tanam maupun pemilihan komoditas produk pertaniannya). Produk pertanian Kampung Ceding Ayu untuk lahan masih monoton pada unggulan kopi dengan tanaman tumpang sari palawija, hal ini diakibatkan adanya struktur tanah yang mungkin belum tepat untuk produk unggulan pertanian diluar sentra Kopi dan persoalan mendasar lainnya adalah sistem pengolahan tanah yang kurang baik sehingga berdapak adanya kekurangan unsure hara jika pada saat musim kemarau. Oleh karenanya harus ada langkah strategis dalam mengatasi persoalan pertanian dengan melakukan berbagai upaya-upaya : Perbaikan sistem pengolahan tanah; penggunaan teknologi tepat guna ; perbaikan pola tanam dan pemilihan komoditas alternatif dengan mengkomunikasikannya kepada pihak-pihak terkait (dinas pengairan, dinas pertanian).

 

  1. Aspek Sosial Budaya

 

Kondisi sosial budaya masyarakat ditunjukan masih rendahnya kualitas dari sebagian Sumber Daya Manusia masyarakat di Kampung Ceding Ayu, serta cenderung masih kuatnya budaya paternalistik. Meskipun demikian pola budaya seperti ini dapat dikembangkan sebagai kekuatan dalam pembangunan yang bersifat mobilisasi masa. Di samping itu masyarakat Kampung Ceding Ayu yang cenderung memiliki sifat ekspresif, agamis dan terbuka dapat dimanfaatkan sebagai pendorong budaya transparansi dalam setiap penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan.

 

  1. Aspek Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial

 

Kampung Ceding Ayu dalam penyelenggaraan pendidikan saat ini belum memadai, hal ini ditunjukkan dengan banyaknya jumlah penduduk yang  buta huruf. Sedangkan sarana pendidikan formal juga belum memadai.

 

 

 

  1. Aspek Pemuda dan Olah Raga

 

Masalah pemuda dan kepemudaan yang merupakan hasil dari besarnya jumlah penduduk dengan komposisi usia muda, memerlukan perhatian serius. Mengingat munculnya permasalahan-permaslahan kenakalan remaja, pengangguran dan penyalahgunaan obat-obat terlarang akan menjadi ancaman dalam kegiatan pembangunan Kampung. Sejalan dengan kondisi itu, serta dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk dalam kelompok usia muda, maka program-program yang mampu menyerap aspirasi pemuda dengan aktualisasi peran pemuda, pengembangan bakat dan minat, serta pengentasan/pengurangan angka pengangguran perlu strategi program yang jelas. Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah generasi muda yang terjebak ke dalam tindak/perilaku yang kurang baik. Kesemuanya ini sangat terkait dengan pembinaan mental, sosialisasi nilai-nilai kemasyarakatan, masalah pendidikan, pembinaan olah raga, pengembangan sanggar seni budaya generasi muda serta aktivitas kemasyarakatan yang mampu menumbuhkan kreativitas, tanggung jawab, dan kemandirian para pemuda serta penciptaan kesempatan kerja seluas-luasnya bagi generasi muda. Sejalan dengan itu, maka penyediaan sarana dan prasarana olah raga, sarana organisasi kepemudaan, keagamaan, perlu terus dikembangkan dan dibenahi agar menjadi tempat yang cukup menarik bagi sebagaian besar generasi muda. di sisi lain, masalah pendidikan budi pekerti, etika dan estetika, perlu dipikirkan kembali untuk menjadi muatan desa, sedang di bidang keagamaan yang telah ada perlu terus di dukung eksistensi dan pengembangan serta keberlangsungannya.

 

Keseluruhan aspek potensi Kampung Ceding Ayu ini merupakan salah satu modal dasar dalam pembangunan Kampung yang dapat dituangkan dalam perencanaan pembangunan Kampung sehingga dapat menunjang pembangunan Kampung yang berkelanjutan. Data potensi Kampung Ceding Ayu dapat dilihat pada tabel 3.1.1 potensi kampung.

 

 

 

 

 

 

 

Tabel 3.1.1  Potensi Kampung

 

Sumber Daya

Jenis

Keterangan

(1)

(2)

(3)

SDA

Sungai

Belum Termanfaatkan

Kebun

Sebagian Berfungsi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(1)

(2)

(3)

SDM

Keahlian

Sebagian Aktif

Ketrampilan

Masih Aktif

Dukun Beranak

Tidak  Aktif

Dukun Pengobatan

Masih Aktif

PNS

Tidak Aktip

Guru

Masih Aktif

EKONOMI

Perabot

Tidak  Aktif

Kios

Masih Aktif

Tukang

Masih Aktif

Montir / Buruh

Masih Aktif

Usaha Kecil Ibu Rumah Tangga

Masih Aktif

Petani

Masih Aktif

 

 

SOSIAL

Kelompok Wirid

Masih Aktif

Majelis Ta’lim

Masih Aktif

Kelompok TP PKK

Masih Aktif

Kelompok Pemuda

Masih Aktif

Posyandu

Masih Aktif

TKA-TPA

Masih Aktif

Kelompok kesenian

Masih Aktif

BUATAN

Jalan Kampung

Masih Aktif

Jalan Lorong

Masih Aktif

Mesjid Al Muttaqin

Masih Aktif

Meunasah Dusun

Masih Aktif

Gedung Posyandu

Masih Aktif

Gedung TKA-TPA

Masih Aktif

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1.  MASALAH KAMPUNG

 

Kampung Ceding Ayu adalah suatu Kampung yang sebagian besar penduduknya merupakan anggota Rumah Tangga Miskin (RTM), kecendrungan ini Mengakibatkan adanya permasalahan yang mendasar dalam pembangunan secara berkelanjutan.  Setiap permasalahan yang muncul merupakan hasil pengkajian yang mendalam terhadap kondisi eksisting Kampung. Permasalahan yang muncul akan menentukan pembangunan yang direncanakan dan berdampak terhadap kepentingan masyarakat. Untuk itu diperlukan pemetaan dan pengkajian yang mendalam Pendekatan yang dilakukan dalam menggali dan mengkaji permasalahan dan potensi adalah dengan menggunakan teknik Participatory Rural Appraisal (PRA) yaitu:

  1. Sketsa/Potret Kampung
  2. Kalender Musim

 

  1. Diagram Kelembagaan

 

 

  1. Hasil Pengkajian Masalah dan Potensi dari Potret Desa

 

Perkembangan ekonomi masyarakat Kampung Ceding Ayu belum menunjukan perubahan yang berarti dari tahun ketahun. Masyarakat pada umumnya hanya bertumpu pada sektor pertanian dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hal ini diperparah dengan tidak adanya modal usaha pertanian untuk mengembangkan sumber pendapatan dan memanfaatkan lahan kosong masyarakat.  Pengkajian permasalahan dari potret Kampung menunjukkan Kampung Ceding Ayu yang sumber pendapatan masyarakatnya bertumpu pada pertanian belum memiliki sarana prasarana untuk meningkatkan produktifitas pertanian. Sarana dan prasarana penunjang ini merupakan pondasi awal untuk menata perekonomian masyarakat Kampung menuju ke arah pembangunan yang lebih baik.

Dari hasil pengkajian masalah dari potret Kampung terlihat penyebaran penduduk dan ketiadaan sarana prasarana penunjang untuk peningkatan produktifitas pertanian merupakan masalah utama dalam pengembangan perekonomian masyarakat, salah satu langkah tepat yang harusb dilakukan adalah dengan melakukan pembangunan sarana penunjang untuk peningkatan produktifitas pertanian, ini dapat dilihat pada tabel 3.2.1.1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                                                                                                     

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Tabel Daftar Masalah Dari Potret Kampung/Peta Sosial Kampung

 

 

No

Masalah

Potensi

 
 

(1)

(2)

(3)

 

 

1.

 

Pasca Konflik Masyarakat Belum Memiliki Perumahan Yang Layak

 

  • Lahan/Tanah Untuk Tempat Pembangunan Rumah
  • Tukang
  • Hutan Sebagai Sumber Kayu
  • Tenaga Gotong Royong
 

2.

Akses Jalan Antar Dusun dan Dari Kampung

  • Jalan Lorong
  • Akses Jalan ada
  • Tenaga Gotong Royong
 

3.

Masyarakat Kesulitan Membawa Hasil Pertanian dari Kebun Ke Kampung

  • Jalan Setapak
  • Kebun Masyarakat
  • Tenaga Gotong Royong
 

4.

Masyarakat Kampung Ceding Ayu Kesulitan Melakukan Aktivitas Dimalam Hari Karena Belum ada Lampu Penerang Jalan

  • Tiang Listrik
  • Sumber Listrik (PLN)
  • Tenaga Gotong Royong
 

5.

Masyarakat Kampung Belum Memiliki Sarana Sanitasi Dalam Menunjang Kesehatan Yang Memadai

  • Lahan/Tanah Kampung
  • Tukang
  • Tenaga Gotong Royong
 

6.

Anak Usia Dini Belum Mendapatkan Pendidikan Yang Memadai

 

  • Lahan/Tanah
  • Tenaga Pengajar
  • Tenaga Gotong Royong
 

7.

Pembangunan Kampung Belum Dilakukan Secara Merata Disetiap Dusun di Kampung

  • Lahan
  • Aparatur Kampung
  • Tukang
  • Kayu dan Bambu
  • Sungai
  • Gunung
  • Tenaga Gotong Royong
 

(1)

(2)

(3)

 

 

8.

Masyarakat Masih Melakukan Ibadah Shalat 5 Waktu Tidak Berjamaah atau Sendiri-Sendiri Dirumah Masing-Masing

  • Mushala 
  • Lahan
  • Tukang
  • Hutan Sebagai Sumber Kayu dan Bambu
  • Tenaga Gotong Royong
 

9.

Masyarakat Petani Masih Kesulitan Mengembangkan Pertanian dan Meningkatkan Produktifitas Hasil Pertanian

  • Jalan Setapak
  • Lahan
  • Kebun
  • Sungai
  • Tenaga Gotong Royong
 

10.

Sumber Pendapatan Masyarakat Masih Betumpu Pada Sektor Pertanian

  • Lahan
  • =
  • Kebun
  • Tenaga Gotong Royong
 

11.

Pedagang Kecil Sulit Mengembangkan Usaha

 

  • Kios
  • Kolam
 

12.

Petani Masih Sulit Mendapatkan Modal Pertanian di Masa Tanam

  • Kebun
  • Kelompok SPP
  • Kopwan
  • Kelompok Tani
 

13.

Pengembangan Usaha Rumah Tangga Tidak berjalan Dengan Baik

 

 

 

 

  • Kios
  • Usaha Kecil Ibu Rumah Tangga
  • Perabot
  • Ketrampilan Masayarakat

 

 

 

(1)

(2)

(3)

 

 

14.

 

Petani Cabe Kesulitan Mengembangkan Usaha Pertanian

 

 

 

 

 

 

  • Lahan / Kebun
  • SPP Kelompok Perempuan
  • Kelompok Tani
  • Tenaga Gotong Royong
 

15.

Lingkungan Masyarakat Masih Kotor dan Tidak Ada Gotong Royong Rutin Untuk Memelihara Kebersihan Lingkungan dalam Kampung

  • Aparatur
  • Tenaga Gotong Royong
 

16.

Masyarakat Sering Mengeluh Hama Sering Merusak Tanaman Pertanian Masyarakat

 

 

  • Kebun
  • Kelompok Tani
  • Tenaga Gotong Royong
 

17.

Masyarakat Masih Sulit Mendapatkan Sarana Air Bersih

  • Sungai
  • Mata Air Luar Kampung
  • Lahan / Tanah Kampung
  • Tukang
 

 

  1. Hasil Pengkajian Masalah dan Potensi dari Kalender Musim

 

Dalam perencanaan pembangunan Kampung seluruh aktifitas pembangunan yang dilaksanakan diKampung oleh kondisi musim dan kebiasaan kebiasaan rutin yang sudah ada secara turun temurun berlaku dimasyarakat. Kalender musim ini dapat bermanfaat untuk mengetahui siklus dari pengelolaan potensi sumber daya yang ada, sehingga masyarakat dapat menyusun perencanaan pengelolaan secara lebih maksimal guna menunjang perekonomian keluarga. Selain hal tersebut diatas kalender musim ini juga dapat digunakan untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan potensi sumber daya alam yang ada dengan memperhatikan kelestarian alam dan lingkungan hidup dimasa-masa yang akan datang, sedangkan kendala alam yang timbuk seperti banjir menjadi sebuah persoalan yang perlu dicarikan jalan keluarnya seperti kenapa timbul banjir, bagaimana dengan kondisi hutan sebagai daerah tangkapan air masih berfungsi atau tidak

Dibawah ini dapat dilihat berbagai aktifitas masayarakat, iklim dan permasalahan masyarakat Kampung Ceding Ayu yang bersifat rutin sehingga dapat disajikan dalam bentuk suatu kalender yaitu kalender musim.

 

 

 

 

 

 

Tabel 3.2.2.1.  Kalender Musim

NO

MASALAH

KEGIATAN

KEADAAN

PANCAROBA

MUSIM KEMARAU

MUSIM HUJAN

MRT

APR

MEI

JUN

JUL

AGT

SEP

OKT

NOV

DES

JAN

FEB

1

­2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

 

1

­­

Masyarakat Masih Kesulitan Mendapatkan Sarana Air Bersih Yang Memadai

*

**

***

****

****

****

***

*

-

-

-

*

2

Petani Kopi sulit membawa hasil ke lokasi penggilingan Kopi dan Penjemuran Kopi

-

-

-

-

-

-

-

***

****

***

***

****

3

Dimusim kemarau Jalan jalan  menimbulkan debu  yang sangat mengganggu kesehatan apabila dilalui kenderaan

*

**

***

****

****

****

***

-

-

-

-

-

4

Masyarakat Kampung Belum Memiliki Sarana Sanitasi Dalam Menunjang Kesehatan Yang Memadai

-

-

*

*

**

**

**

***

***

***

***

***

5

Dimusim kemarau Tanaman   palawija sering  terserang hama dan  gagal Panen  sehingga masyarakat petani kehabisan modal dan tidak dapat melanjutkan usaha pertaniannya

*

*

*

**

***

****

-

-

-

-

-

-

6

Petani Ceding Ayu masih Kesulitan Mengembangkan Usaha Pertanian

-

-

-

-

-

-

-

***

**

*

-

-

7

Setelah Musim Hujan di Kampung Terjadi Penyebaran Penyakit Ispa,Gatal, Asam Urat,Malaria , dan pernafasan

-

-

-

*

**

***

-

-

-

-

-

-

 

8

Panen

-

-

-

-

-

-

-

-

**

**

-

-

9

Tanam

**

-

-

-

-

-

-

-

-

*

**

***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Tabel Daftar Masalah Dari Kalender Musim

No

Masalah

Potensi

 
 

(1)

(2)

(3)

 

 

1.

­­

Masyarakat Masih Kesulitan Mendapatkan Sarana Air Bersih Yang Memadai

 

  • Sungai
  • Mata Air diluar Kampung
  • Tenaga Gotong Royong

 

 

 

 

2.

Petani Kopi sulit membawa hasil ke lokasi houler  penggilingan Kopi

  • Jalan Setapak
  • Houler  PenggilinganKopi
  • Kebun Kopi Masyarakat
  • Tenaga Gotong Royong

 

 

 

 

3.

Dimusim kemarau Jalan jalan  menimbulkan debu  yang sangat mengganggu kesehatan apabila dilalui kenderaan

  • Jalan Setapak
  • Pengerasan
  • Pasir
  • Tenaga Gotong Royong

 

 

4.

Masyarakat Kampung Belum Memiliki Sarana Sanitasi Dalam Menunjang Kesehatan Yang Memadai

  • Lahan/Tanah Kampung
  • Tukang
  • Tenaga Gotong Royong

 

 

 

5.

Dimusim kemarau Tanaman   sering  terserang hama dan  gagal Panen  sehingga masyarakat petani kehabisan modal dan tidak dapat melanjutkan usaha pertaniannya

  •  Lahan
  •  Kelompok Tani
  •  Pertanian Hortikultura

 

 

 

 

6.

Petani Ceding Ayu masih Kesulitan Mengembangkan Usaha Pertanian

  • Lahan
  • SPP
  • Kelompok Tani
 

7.

Setelah Musim Hujan di Kampung Terjadi Penyebaran Penyakit Ispa, Flu, Gatal, Malaria dan gangguan Pernafasan

  • Ada Aparatur Kampung
  • Ada Gotong Royong Rutin
  • Tenaga Gotong Royong
 

 

  1. Hasil Pengkajian Masalah dan Potensi dari Bagan Kelembagaan Kampung

Keberadaan lembaga Kampung adalah faktor utama yang sangat mempengaruhi perencanaan pembangunan Kampung. Kelemahan dari lembaga Kampung yang ada diKampung Ceding Ayuadalah lemahnya sumber daya manusia dan kurangnya sarana dan prasarana penunjang yang merupakan faktor utama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kelemahan-kelemahan ini dapat dilihat dari tabel permasalahan yang dihadapi oleh Kampung Ceding Ayupada tabel 3.2.3.

 

 

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 3.2.3.1 Bagan Kelembagaan Kampung Ceding Ayu

 

3.2.3.1  Tabel Daftar Masalah Dari Bagan Kelembagaan

 

No

Lembaga

 

Masalah

Potensi

 
 

(1)

(2)

(3)

(4)

 

 

 

1

 

Pemerintah Kampung

 

Aparatur Kampung Belum Dapat Memberikan Pelayanan Administrasi Kepada Masyarakat Dengan Baik

 

  • Aparatur Kampung Lengkap
  • Ada Anggaran Dana Operasional Setiap Tahun Dari Pemerintahan Kabupaten

 

 

2

 

Pemerintah Kampung

 

Aparatur Kampung Kesulitan Untuk Menyimpan dan Memelihara Asset Kampung Dengan Baik

 

  • Aparatur Kampung
  • Ada Aset Kampung

 

 

 

 

 

 

3

 

Pemerintah Kampung

 

Sumber Pendapatan Asli Kampung Belum Memadai/Mampu Membiayai Pembangunan DiKampung

 

  • Ada Aparatur Kampung Lengkap
  • Ada Pendapatan Asli Kampung (PAG)
  • Ada Asset Kampung
 

4

 

Pemerintah Kampung

 

Pembangunan DiKampung Belum Teroganisir dan Masih Direncanakan/Dibuat Oleh Aparatur Kampung

 

  • Ada Apatarur Kampung Lengkap
  • Ada Masyarakat
  • Ada Program Bantuan Pemerintah
 

5

 

Pemerintah Kampung

 

Pembangunan Kampung Belum Dilakukan Secara Merata Disetiap Dusun di Kampung

 

  • Ada Apatarur Kampung Lengkap
  • Ada Masyarakat
  • Ada Program Bantuan Pemerintah

 

 

 

 

6

 

Pemerintah Kampung

 

PembangunanYang dilakukan Belum Terarah dan Dirasakan Oleh Kelompok Rentan

 

  • Ada Aparatur Lengkap
  • Tenaga Gotong Royong

 

 

 

 

 

7

 

Pemerintah Kampung

 

Lingkungan Masyarakat Masih Kotor dan Tidak Ada Gotong Royong Rutin Untuk Memelihara Kebersihan Lingkungan dalam Kampung

 

  • Ada Aparatur Lengkap
  • Tenaga Gotong Royong

 

 

 

 

 

8

 

 

Pemerintah Kampung

 

Rencana Kerja Kampung Dibuat Setelah Ada Kebutuhan Yang Sifatnya Mendadak dan Menuruti Keinginan Penyandang Dana/Donor

 

  • Ada Aparatur Lengkap
  • Ada Rencana Kerja Pembangunan Kampung RKPG Setiap Tahunnya
  • Tenaga Gotong Royong
 

9

 

Pemerintah Kampung

 

Masyarakat Miskin dan Yatim Kesulitan Untuk Menyekolahkan Anak-Anak Untuk Jenjang Pendidikan Yang lebih tinggi

 

  • Ada Aparatur Lengkap
  • Tenaga Gotong Royong
 

10

 

 

Pemerintah Kampung

 

Keuangan Dan Pembelanjaan Kampung Masih Belum Terbukukan Dengan Baik

 

  1. Ada Aparatur Lengkap
 

11

 

 

Tim Penggerak PKK

 

Masyarakat Kesulitan Untuk Mendapatkan Perlengkapan Pesta dan Pecah-belah Untuk Kegiatan Kampung Maupun Acara Pada Rumah Masyarakat 

 

  • Ada Pengurus Lengkap
  • Ada Alokasi Dana Dari Alokasi Dana Kampung (ADG) Setiap Tahunnya
  • Tenaga Gotong Royong
 

 

12

 

Tim Penggerak PKK Tingkat Kampung

 

TP PKK Belum Berperan Dalam Pembangunan Kampung

 

  • Ada Pengurus TP PKK Lengkap
  • Ada Kegiatan Dasa Wisma
  • Tenaga Gotong Royong
 

13

 

 

Pengurus TPA

 

TPA  Belum Dapat Menampung Santri Dalam Jumlah Yang Besar

 

  • Ada Menasah
  • Ada Pengurus TPA
  • Ada Santri
  • Tenaga Gotong Royong

 

 

 

 

14

 

Pengurus TPA

 

TPA  Belum dapat berkembang sebagaimana mestinya

 

  • Ada Menasah
  • Ada Pengurus
  • Ada Guru

 

 

 

 

15

 

Budaya Adat dan Kelompok Kesenian

 

Pengembangan adat Budaya  dan kesenian  DiKampung Masih Berjalan Seadanya dan Terkesan Berjalan Sendiri-sendiri tanpa terdukung oleh pihak2 lain

 

  • Ada Tokoh Adat
  • Ada Kelompok Pengembang Budaya
  • Ada Kegiatan Bersih Desa Tahunan
  • Ada Kelompok  Kesenian 

 

 

 

 

16

 

 

Simpan Pinjam

 

Kelompok Simpan Pinjam Kurang Melakukan Musyawarah dengan Anggota   dan Kurang dapat memfaatkan dana  untuk  Mengembangkan Usaha dari  hasil Simpan Pinjam  

 

  • Pengurus Lengkap
  • Modal Usaha Ada
  • Bunga Pinjaman

 

 

 

17

 

Kelompok Tani

 

Petani di Kampung Ceding Ayu Masih Mengolah lahan secara tradisional 

 

  • Ada Petani
  • Ada Pengurus Kelompok Tani
  • Ada Lahan Pertanian
  • Tenaga Gotong Royong
 

 

18

 

Remaja Mesjid

 

Kegiatan Kepemudaan Remaja Mesjid Tidak Aktif

 

  • Ada Pengurus Kegiatan Remaja Mesjid Lengkap
  • Ada Kegiatan Keagamaan Setiap Tahun nya

 

 

 

 

19

 

Kelompok Pemuda

­­­

Pemuda/Remaja Belum Termanfaatkan secara Optimal Dalam Pembangunan Kampung

 

  • Ada Pengurus Lengkap
  • Ada Alokasi Dana Dari Alokasi Dana Kampung (ADG) Setiap Tahunnya
  • Ada Program Pelatihan
 

 

20

 

Pemerintah Kampung dan Kelompok Majlis Taqlim

 

Kelompok Keagamaan di Kampung Belum Terorganisir dengan Baik

 

  • Ada Menasah
  • Ada Pengurus Majlis Taqlim
  • Ada Pengajian
  • Tenaga Gotong Royong

 

 

 

 

Posyandu

 

Pelayanan Posyandu Terhadap Masyarakat Kurang Memadai

 

  • Ada Pengurus Posyandu
  • Tenaga Gotong Royong
 

 

 

Pemerintahan /

Polindes / Posyandu

 

Pasca Konflik Kesejahteraan   Masyarakat Masih ada yang terganggu kesehatannya dan  Tidak Mempunyai Kemampuan Berobat  apabila ada Rujukan kerumah sakit .

 

  • Ada Aparatur Kampung
  • Ada Bidan Desa
  • Polindes
  • masyarakat Kurang Mampu

 

Facebook Fans Page